Hai sobat Otowarta. Pada artikel ini kami akan menjelaskan tentang berbagai macam transmisi mobil automatic yang ada di mobil. Ternyata mobil matic memakai jenis transmisi yang berbeda. Di Indonesia umumny mobil menggunakan 4 macam tipe transmisi matic. Jenis matic yang digunakan ada AT konvensional, CVT, DCT dan AGS. Disini saya akan menjelaskan sedikit tentang 4 macam jenis matic tersebut:
- AT Konvensional (Automatic Transmission)
Sistem AT konvensional berkerja menggunakan hidraulis dan torque conventer untuk perpindahan gigi secara otomatis. Sistem AT konvensional ini mempunyai keunggulan seperti nyaman, andal dan kuat untuk menjalankan mobil dalam keadaan bermuat berat. Tetapi AT konvensional ini juga mempunyai kekurangan seperti tarikan awal yang dirasa kurang bertenaga. Sitem AT konvensional ini banyak di pakai di mobil model lama seperti Toyota Avanza model lama, Daihatsu Xenia model lama dan Toyota calya lama. Bisa dibilang sistem AT konvensional ini digunakan pada saat keluarnya mobil model automatic awal. - CVT (Continuosly Variable Transmission)
Transmisi CVT digerakan dengan menggunakan sabuk baja dan puli dalam perpindahan gigi. Hal ini membuat pengendara tidak akan merasakan hentakan saat perpindahan gigi sehingga pengendara merasa nyaman saat menggunakan transmisi CVT. Keunggulan sistem CVT ini membuat perpindahan gigi sangat halus serta membuat mobil lebih irit BBM. Sistem CVT juga memberikan akselerasi yang lebih responsif. Mobil yang menggunakan sistem CVT ini banyak digunakan pada mobil keluaran 2012 ke atas, antara lain digunakan oleh Honda Mobilio, Honda CRV, All new Avanza, Mitsubishi Expander. - DCT (Dual Clutch Transmission)
Sistem DCT bekerja dengan menggunakan 2 kopling, satu untuk gigi ganjil dan gigi satunya digunakan untuk gigi genap. Karena menggunakan 2 kopling ini sehingga sistem DCT membuat perpindahan gigi sangat kencan dan efisien. Kelebihan dalam menggunakan sistem DCT ini membuat perfoma lebih sporty dan responsif, pengemudi akan merasakan seperti memakai mobil transmisi manual tetapi otomatis tanpa repot melakukan perpindahan gigi dan menginjak pedal kopling. Sistem DCT ini telah digunakan oleh mobil Honda Civic turbo model lama, Hyundai Creta, Hyundai Santa FE, Volkswagen Golf. - AGS (Auto Gear Shift)
Transmisi AGS bekerja seperti transmisi manual tetapi dkendalikan oleh komputer. Yang dimana kopling tersebut dioperasikan oleh aktuator hidrolik dan perpindahan gigi diatur secara otomatis oleh TCM (Transmission Control Module). Sistem perpindahan gigi tersebut diatur berdasarkan kecepatn atau RPM mobil tersebut. Sistem AGS dilakukan secara otomatis sehingga pnegemudi tidak perlu menggunakan pedal kopling. Kelebihan sistem AGS ini lebih murah dibanding jenis transmisi matic lainnya. Tetapi kekurangan akan dirasakan pengemudi seperti pada saat pemindahan gigi terasa kasar dan ada hentakan. Mobil yang menggunakan sistem AGS ini antara lain Suzuki Ignis, Suzuki, Karimun wagon R, Daihatsu Ayla dan beberapa tipe Honda Brio.
Dari penjelasan tersbut maka bisa kita simpulkan jika anda ingin memakai mobil sebagai mobil harian atau keluarga sistem AT konvensional dan CVT bisa menjadi pilihan anda untuk berkendara secara nyaman. Jika anda ingin merasakan tarikan mobil lebih sporty dan responsif maka anda bisa memilih transmisi tipe DCT. Dan untuk keiritan serta budget yang lebih murah anda bisa memilih mobil yang menggunakan sistem AGS.
Demikianlah sedikit penjelasan dari kami tentang transmisi automatic pada mobil. Semoga dengan penjelasan di atas bisa membuat sobat otowarta lebih tepat dalam membeli mobil.